PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI DAN ASI EKSKLUSIF PADA KADER KESEHATAN DAN MASYARAKAT DI DESA PADANG KEMANG MANIS KEC. PINO RAYA BENGKULU SELATAN
OLEH
FIRMAN HAYADI, M.Kes
KEGIATAN PPM DI DESA KEMANG MANIS BENGKULU SELATAN
TANGGAL , 28 OKTOBER 2021
Latar Belakang
Anak adalah tumpuan harapan kita untuk masa mendatang. Mereka berhak mendapatkan perhatian dan perawatan terbaik yang dapat kita berikan. Adalah tugas orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan semua kesempatan yang dapat orang tua berikan. Hal tersebut memang merupakan tugas yang sulit.
Dari hasil tabulasi pengkajian yang telah dilakukan di Desa Kemang Manis Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan, permasalahan yang menonjol adalah kebersihan lingkungan, kesehatan balita dan lansia. Salah satu tindakan yang akan dilakukan pada permasalah kesehatan balita disepakati antara pokjakes puskesmas dan Akbid Manna adalah mengadakan penyuluhan tentang Pemberian makanan Pendamping ASI dan Pemberian ASI eksklusif untuk balita, Penyuluhan ini dengan harapan warga yang mempunyai balita untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga khususnya kesehatan balita dan memanfaatkan pelayanan kesehatan terdekat yaitu puskesmas, untuk balita dilakukan secara rutin untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan melalui posyandu yang sudah berjalan dengan lancar .
TUJUAN
A. Tujuan Umum
- Setelah dilakukan penyuluhuan diharapkan akan meningkatkan kesadaran orang tua balita untuk mengetahui pentingnya pemberian makanan tambahan dan pemberian ASI Eksklusif.
B. Tujuan Khusus
- Setelah dilakukan penyuluhan :
- Orang tua mengetahui makanan pendamping ASI
- Orang tua dapat mau memberikan ASI Eksklusif kepada anaknya
- Orang tua dapat mengetahui pentingnya manfaat pemberian ASI Eksklusif
TARGET DAN SOLUSI MASALAH
Target dan pemecahan masalah
- Pemberian penyuluhan kepada masyarakat.
- Pembagian leaflet tentang nutrisi pada ibu balita dan pemberian makanan tambahan untuk balita.
Solusi
1.Kegiatan
- Kegiatan yang dilaksanakan adalah Kebidanan Komunitas, yaitu suatu bidang dalam Ilmu Kebidanan yang merupakan perpaduan antara kebidanan dan kesehatan masyarakat dengan dukungan peran serta aktif masyarakat, serta mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif, dan rehabilitatif secara menyeluruh dan terpadu, ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat sebagai suatu kesatuan yang utuh melalui proses keperawatan, untuk ikut meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal, sehingga mandiri dalam upaya kesehatannya.
2. Sasaran
- Masyarakat yang memiliki anak balita.
- Metode / Pendekatan yang dilaksanakan kepada masyarakat adalah metode partisipasi, yaitu masyarakat dengan kerjasama Puskesmas dan kader desa mengatasi masalah yang ada.
3. Perlengkapan yang diperlukan
- Format observasi keperawatan kesehatan jiwa masyarakat.
- Alat peraga yang diperlukan sesuai kegiatan.
METODE PELAKSANAAN
Metode Pendekatan Kegiatan
Untuk mencapai tujuannya kegiatan Pengabdian masyarakat akan dilakukan melalui beberapa pendekatan, antara lain:
- Keterlibatan petugas kesehatan masyarakat di Desa Kemang Manis Kecamatan Pino Raya kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan.
- Teknologi tepat guna yang berbasis pada ilmu pengetahuan

Teknis Pelaksanaan Kegiatan
Secara teknis, pelaksanaan kegiatan Pengabdia adalah sebagai berikut :
- Persiapan. Pada tahap persiapan ini dilakukan untuk mengidentifikasi adanya masalah pada tempat pengabdian. kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan solusi bagi permasalahan. Selain itu di tahap awal ini juga akan dilakukan sosialisasi program pada wilayah pengabdian.
- Pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi kegiatan penyuluhan dan pembagian leaflet dan booklet tentang kesehatan reproduksi.Evaluasi dan monitoring kegiatan. Evaluasi dan monitoring kegiatan dilakukan pada awal pelaksanaan, proses dan akhir pelaksanaan melibatkan mahasiswa prodi D3 Kebidanan Akademi Kebidanan Manna
SIMPULAN DAN RENCANA TINDAK LANJUT
- SIMPULAN
Setelah dilakukan Penyuluhan nutrisi dan balita pada anak didapatkan data:
- Berdasarkan hasil wawancara di dapatkan data 85% mengerti tentang nutrisi dan balita pada anak.
- 90% KADER DAN MASYARAKAT (Ibu yang mempunyai Balita) menyatakan bahwa nutrisi dan balita pada anak sangatlah penting
2. RENCANA TINDAK LANJUT
- Perlu dilaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala yaitu tiap 6 bulan untuk melihat apakah ada perubahan perilaku ibu dan kader kesehatan tentang pemberian makanan pendamping ASI
- Evaluasi ke Desa Kemang Manis apakah ada dampak kegiatan tersebut yaitu tidak di temukan kasus gizi buruk/stunting







